Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Hubungi Kami
Rabu, 10 Juni 2026

KEJAKSAAN NEGERI BANDA ACEH MELAKSANAKAN UQUBAT CAMBUK TERPIDANA JARIMAH ZINA, JARIMAH IKHTILAT DAN JARIMAH MAISIR DI TAMAN BUSTANUSSALATIN, KECAMATAN BAITURRAHMAN
Oleh Admin | Kamis, 21 Mei 2026
Bagikan :

Pada hari Kamis,  tanggal  21  Mei  2026  sekira pukul  10.00  WIB,  bertempat di Taman Bustanussalatin,  Kecamatan  Baiturrahman,  Kota Banda  Aceh,  Jaksa  Eksekutor  pada kejaksaan   Negeri   Banda   Aceh  telah   melaksanakan  eksekusi   cambuk  terhadap   9 (Sembilan) orang Terpidana yang melanggar Qanun Aceh Nomor  6 Tahun 2014  tentang Hukum  Jinayat berdasarkan  Putusan  Mahkamah Syariah kota Banda Aceh yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht).

Adapun dasar pelaksanaan eksekusi uqubat takzir cambuk tersebut:

1.   Putusan Nomor: 17/JN/2026/MS.BNA, Tanggal 04 Mei 2026 atas nama Terpidana MA, terbukti secara sah bersalah melakukan Jarimah Zina melanggar Pasal 33  Ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014  Tentang Hukum Jinayat (Jarimah Zina), dikenakan “Uqubat  Hudud   Cambuk  di  depan  umum   sebanyak  100  (seratus)  kali  dan  masa penahanan yang dijalani oleh terdakwa tersebut sebagai tambahan hukuman;

2.   Putusan Nomor: 15/JN/2026/MS.BNA, Tanggal 04 Mei 2026  atas nama Terpidana IA, terbukti secara sah bersalah melakukan Jarimah Zina melanggar Pasal 33  Ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014  Tentang Hukum Jinayat (Jarimah Zina), dikenakan “Uqubat  Hudud   Cambuk  di  depan  umum   sebanyak  100  (seratus)  kali  dan  masa penahanan yang dijalani oleh terdakwa tersebut sebagai tambahan hukuman;

3.   Putusan Nomor:  18/JN/2026/MS.BNA, Tanggal 04 Mei 2026  atas nama Terpidana N, terbukti secara sah bersalah melakukan Jarimah Zina melanggar Pasal 33  Ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014  Tentang Hukum Jinayat (Jarimah Zina), dikenakan “Uqubat  Hudud   Cambuk  di  depan  umum   sebanyak  100  (seratus)  kali  dan  masa penahanan yang dijalani oleh terdakwa tersebut sebagai tambahan hukuman;

4.   Putusan Nomor: 16/JN/2026/MS.BNA, Tanggal 04 Mei 2026  atas nama Terpidana SV, terbukti secara sah bersalah melakukan Jarimah Zina melanggar Pasal 33  Ayat (1) Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014  Tentang Hukum Jinayat (Jarimah Zina), dikenakan “Uqubat  Hudud   Cambuk  di  depan  umum   sebanyak  100  (seratus)  kali  dan  masa penahanan yang dijalani oleh terdakwa tersebut sebagai tambahan hukuman;

5.   Putusan Nomor:  12/JN/2026/Ms Bna, Tanggal 04 Mei 2026  atas nama Terpidana R, terbukti secara sah bersalah melakukan Jarimah Ikhtilath melanggar Pasal 25 Ayat (1) Qanun Aceh Nomor  12 Tahun 2025  Tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor  6

Tahun 2014  Hukum  Jinayat (Jarimah ikhtilath), dikenakan “Uqubat Hudud  Cambuk di

 

depan umum  sebanyak 27  (dua puluh tujuh) kali dan dikurangkan selama terdakwa berada dalam tahanan menjadi 23 (dua puluh tiga) kali;

6.   Putusan Nomor:  13/JN/2026/Ms Bna, Tanggal 04 Mei 2026  atas nama Terpidana A, terbukti secara sah bersalah melakukan Jarimah Ikhtilath melanggar Pasal 25 Ayat (1) Qanun Aceh Nomor  12 Tahun 2025  Tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor  6

Tahun 2014  Hukum  Jinayat (Jarimah ikhtilath), dikenakan “Uqubat Hudud  Cambuk di depan umum  sebanyak 27  (dua puluh tujuh) kali dan dikurangkan selama terdakwa berada dalam tahanan menjadi 23 (dua puluh tiga) kali;

7.   Putusan Nomor: 24/JN/2026/Ms Bna, Tanggal 13 Mei 2026 atas nama Terpidana MUR, terbukti secara sah bersalah melakukan Jarimah Ikhtilath melanggar Pasal 18 Ayat (1) Qanun Aceh Nomor  12 Tahun 2025  Tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor  6

Tahun 2014  Hukum  Jinayat (Jarimah Maisir), dikenakan “Uqubat Hudud  Cambuk di depan umum  sebanyak 10  (sepuluh) kali dan dikurangkan selama terdakwa berada dalam tahanan menjadi 9 (sembilan) kali;

8.   Putusan Nomor:  23/JN/2026/Ms Bna, Tanggal 13 Mei 2026  atas nama Terpidana MI, terbukti secara sah bersalah melakukan Jarimah Ikhtilath melanggar Pasal 18 Ayat (1) Qanun Aceh Nomor  12 Tahun 2025  Tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor  6

Tahun 2014  Hukum  Jinayat (Jarimah Maisir), dikenakan “Uqubat Hudud  Cambuk di depan umum  sebanyak 10  (sepuluh) kali dan dikurangkan selama terdakwa berada dalam tahanan menjadi 9 (sembilan) kali;

9.   Putusan Nomor: 27/JN/2026/Ms Bna, Tanggal 19 Mei 2026  atas nama Terpidana PR, terbukti secara sah bersalah melakukan Jarimah Ikhtilath melanggar Pasal 18 Ayat (1) Qanun Aceh Nomor  12 Tahun 2025  Tentang Perubahan atas Qanun Aceh Nomor  6

Tahun 2014  Hukum  Jinayat (Jarimah Maisir), dikenakan “Uqubat Hudud  Cambuk di depan umum  sebanyak 9 (Sembilan ) kali dan dikurangkan selama terdakwa berada dalam tahanan.

Demikian disampaikan atas perhatian kami ucapkan terima kasih.

Layanan Publik Kejaksaan

Tweeter Kejaksaan

Instagram Kejaksaan

Polling